Kalkulator % Fluid Overload (%FO) Kriteria Resusitasi Kritis
Hasil Perhitungan
0%
Status
A. Hiponatremia (Na⁺ < 135 mEq/L)
Emergency Bolus (Gejala Akut/Kejang)
NaCl 3%: 3 - 5 mL/kgBB IV dalam 15-30 menit.
Koreksi Terencana · Estimasi Defisit Natrium
Menghitung estimasi defisit Na dan volume ekuivalen kandungan natrium, disertai pembagian matematis selama 24 jam. Hiponatremia dapat terjadi karena kelebihan air; defisit terhitung belum membuktikan kekurangan natrium tubuh. Kejang atau penurunan kesadaran memerlukan jalur emergensi.
B. Hipernatremia (Na⁺ > 145 mEq/L)
Perhitungan Free Water Deficit (FWD) untuk target Na⁺ 140 mEq/L.
⚠️ Safety Guard Hipernatremia:
Maksimal penurunan Na⁺ = 0.5 mEq/L/jam atau 10-12 mEq/L/24 jam untuk mencegah Edema Serebral.
Maksimal penurunan Na⁺ = 0.5 mEq/L/jam atau 10-12 mEq/L/24 jam untuk mencegah Edema Serebral.
A. Drip Koreksi Hipokalemia (K⁺ < 3.5 mEq/L)
Durasi otomatis: 1 jam (60 menit).
B. Protocol Emergensi Hiperkalemia (K⁺ > 5.5 mEq/L)
Input BB untuk dosis instan protokol stabilisasi:
1. Stabilisasi Membran (Ca Gluconate 10%):
IV pelan 5-10 menit dengan monitor EKG.
2. Shifting Intra-selular (Insulin + Dextrose):
Diberikan over 30 menit.
3. Nebulisasi Salbutamol:
Kalsium (Ca²⁺) - Calcium Gluconate 10%
Magnesium (Mg²⁺) - MgSO₄ 40% / 20%
Defisit Bikarbonat & Koreksi Asidosis
📌 Aturan Pemberian BicNat 8.4% (1 mEq/mL):
Encerkan 1:1 dengan Aqua PI untuk neonatus/bayi (menjadi 4.2% / 0.5 mEq/mL). Berikan setengah dosis awal IV pelan, sisanya dilarutkan dalam D5%/cairan pemeliharaan.
Encerkan 1:1 dengan Aqua PI untuk neonatus/bayi (menjadi 4.2% / 0.5 mEq/mL). Berikan setengah dosis awal IV pelan, sisanya dilarutkan dalam D5%/cairan pemeliharaan.